• Jelajahi

    Copyright © JELAJAH HUKUM

    Afiliasi MPTG

    Banner IDwebhost

    PENDIDIKAN

    Diduga Tidak Berkwalitas, Pekerjaan Jalan Desa Cibarengkok yang Dikritisi Warga

    Kamis, 8/17/2023 06:24:00 PM WIB Last Updated 2023-08-17T11:24:17Z
    masukkan script iklan disini


    LEBAK, Jelajahhukum.id _ Menjawab dari statemen kepala Desa Cibarengkok Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak Provinsi Banten, terkait jalan hasil Pekerjaan TPK Desa Cibarengkok yang di kritisi warga, Kamis (17/8/2023).


    Hasil 2 awak media observasi di lokasi sepertinya ada yang kurang relevan, terutama di statemen Kepdes yang mengatakan, bahwa jalan ngebul ada yang di akibatkan hilir mudik roda kendaraan.


    Menurut kami itu klasik, karena mustahil jika pengerjaannya sesuai RAB, matrialnya sesuai, baru beberapa bulan sudah ngebul. Hal tersebut di akui oleh ibu Badriah selaku kasi Ekbang Kecamatan Panggarangan saat sertifikasi.


    "Memang sudah terlihat bahwa ngebul akibat penggunaan salah satu matrial, yakni pasirnya pasir lempung alias pasir urug," ujarnya.


    Masih kata ibu Badriah, untuk kedepan nya saya sarankan, TPK harus menggunakan pasir kwarsa dan juga PLD, PD, PDTI, selaku tim pengawas dan tekhnis, untuk melakukan pengawasan secara ketat.


    "Agar hasil bangunan TPK TPK Desa tidak seperti yang terjadi sekarang dan ramai di sorot media," terangnya.


    Menyoroti hal ini, Sumardi, selaku pemerhati bangunan-bangunan yang anggarannya bersumber dari pemerintah atau uang rakyat menuturkan, saya dan awak media ini turun langsung ke lokasi.


    "Jadi faktanya riil apa yang di tuangkan di beberapa media bahwa hasil pekerjaan TPK Desa Cibarengkok di pembangunan Jaling ke kampung Bubuay itu ngebul, sesuai apa yang di utarakan warga, kami tidak mengada-ngada," ucapnya.


    Menurut Sumardi, kenapa hasil pekerjaan TPK Desa Cibarengkok di duga tidak berkwalitas (ngebul_red ), karena penyebabnya, satu split giling di bland dengan sirtu, otomasis matrial pasirnya bertambah.


    "Kalau menurut ahli bangunan, bangunan semen yang seharusnya di pakai untuk rabat beton jalan itu semen portland, bukan semen sak-sak kan, di tambah lagi penggunaan pasirnya, pasir lempung alias pasir urug," tegasnya.


    Masih kata Sumardi, sebetulnya kejadian hal, terkait bangunan jalan Desa, jaling yang di kerjakan oleh TPK Desa ini terjadi hampir di setiap Desa, kalau Saya boleh paparkan, dan ini tidak mengada-ngada.


    "Sesuai fakta di lapangan ketika Saya turun langsung observasi ke lokasi lokasi pekerjaan TPK Desa, bahkan di akui oleh para kepala Desa, yang hasinya ngebul, karena pasirnya pada saat itu di lokasi pasir tidak ada yang bagus," pungkasnya.


    (*red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini