• Jelajahi

    Copyright © JELAJAH HUKUM

    Afiliasi MPTG

    Banner IDwebhost

    PENDIDIKAN

    Viralnya Video Mesum Perselingkuhan Warga di Salah Satu Penginapan, Ini Respon Sat Pol PP Kecamatan Bayah

    Rabu, 9/20/2023 11:55:00 AM WIB Last Updated 2023-09-20T05:22:58Z
    masukkan script iklan disini


    LEBAK, Jelajahhukum.id _ Terkait banyak munculnya persoalan di wilayah hukum kecamatan Bayah Kabupaten Lebak - Banten, ini kata Kasat Pol PP Kecamatan Bayah kepada awak media ini saat di share kan berita terkait beredarnya video mesum (porno) yang bukan muhrim tersebut.


    Selaku Kasat Pol PP Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Bai Mulyadi S, siap bergerak melakukan tugas dan fungsinya, guna ketertiban dan kondusifitas di wilayahnya.


    "Entah di penginapan mana kejadian tersebut, kita siaaap bergerak, ada-ada saja," ujar Bai Mulyadi S kepada awak media ini melalui pesan WhatsApp.


    Apa yang di sampaikan Pak Bai Mulyadi sangat di apresiasi aktivis lebak selatan, Sulis. Ia mengatakan bahwa satuan Polisi Pamong Praja mempunyai 6 poin tugas pokok dan fungsi dan salah satunya adalah, melakukan pengawasan terhadap masyarakat, aparatur, atau badan hukum agar mematuhi dan mentaati peraturan daerah dan peraturan kepala daerah.


    "Berdasarkan Peraturan Pemerintah no 6 tahun 2010 tentang Satuan Pamong Praja di sebutkan bahwa, Satuan Pol PP mempunyai tugas, menegakan perda dan menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta memberikan perlindungan kepada masyarakat," ujar aktivis senior Baksel ini, kepada awak media, Selasa (19/9/2023)


    Masih kata Sulis, dengan kejadian yang sangat heboh dan ramai beredar di masyarakat baru-baru ini di wilayah hukum Kecamatan Bayah, Sat Pol PP Bayah selaku penegak perda, harusnya cepat tanggap, agar di ketahui di penginapan mana itu terjadi.


    "Selanjutnya bertindak, dan memberikan sangsi sesuai tufoksinya, karena Kecamatan Bayah adalah barometer nya wilayah Baksel, namun nyatanya, kontroling sebagai langkah preventif kurang di lakukan. Makanya ada saja dan kerap terjadi, kejadian aneh, yang menghebohkan," pungkasnya.


    Namun saat awak media ini melakukan konfirmasi via panggilan WhatsApp dengan seorang pengelola penginapan yang di duga TKP pembuatan video mesum (porno) yang baru-baru ini beredar luas, SA (inisial_red) mengatakan, saya selaku pengelola tidak tahu menahu terkait kejadian itu.


    "Video tersebut bukan di tempat saya bekerja, karena itu video sudah lama, sedangkan saya mengelola penginapan ini kurang lebih baru sepuluh bulan Pak," pungkasnya.


    (*red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini