• Jelajahi

    Copyright © JELAJAH HUKUM

    Afiliasi MPTG

    Banner IDwebhost

    PENDIDIKAN

    Masyarakat Desa Kawungluwuk Pertanyakan Dana BUMDES dan Dana Ketahanan Pangan  

    Rabu, 11/01/2023 11:05:00 AM WIB Last Updated 2023-11-01T06:10:24Z
    masukkan script iklan disini


    CIANJUR, Jelahhukum.id _ Kepala Desa Kawungluwuk Kecamatan Sukaresmi kabupaten Cianjur Provinsi Jabar diduga menyalahgunakan anggaran dana desa, yang di alokasikan untuk program ketahanan pangan BUMDES dan dana BLT Tahun anggaran 2023, Selasa (31/10/2023).


    Program ketahanan pangan salah satu program yang di prioritaskan oleh pemerintah demi terwujudnya peningkatan ekonomi masyarakat, selain dana ketahanan pangan juga dana bumdes dan BLT diduga digunakan kepentingan pribadi oleh oknum Kepala Desa kawungluwuk, inisial SM.


    Dugaan penyalahgunaan dana program tersebut di ungkapkan beberapa masyarakat desa kawungluwuk. Menurut DL selaku masyarakat Desa Kawungluwuk mengatakan, kami selaku masyarakat akan melayangkan surat terhadap kepala desa, untuk memberikan pertanggungjawaban terkait dengan penyalahgunaan dana program ketahanan pangan dana bumdes dan dana BLT.


    "Karena kami lihat beberapa bukti, seperti program ketahanan pangan yang sudah di alokasikan di bidang peternakan, tetapi hewan-hewan dari program tersebut dijual oleh kepala desa dan uang hasil penjualannya pun digunakan kepentingan pribadi, termasuk dana bumdes dan BLT juga," tegasnya, 


    Dengan adanya informasi terkait dengan dugaan penyalahgunaan program tersebut, awak media berupaya menghubungi kepala desa. Selain mengunjungi, awak media menghubungi melalui telpon seluler, tapi tidak ada respon dari kepala desa tersebut.


    Di lain pihak, APDESI Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur menyampaikan, saya selaku APDESI di kecamatan Sukaresmi sudah berupaya menghubungi dan memberikan pengarahan terkait dengan pengalokasian dana desa tersebut, agar di laksanakan sesuai dengan aturan pemerintah.


    Namun terkait dengan kepala desa kawungluwuk, ketika di tanya dengan yang terjadi di desa tersebut, hanya menjawab, tidak ada yang di rugikan.


    "Saya akan bertanggungjawab, padahal saya hanya memberikan saran agar supaya hal-hal seperti itu tidak terjadi," pungkasnya.


    (Hermawan)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini