• Jelajahi

    Copyright © JELAJAH HUKUM

    Afiliasi MPTG

    Banner IDwebhost

    PENDIDIKAN

    Bimtek Simulasi Penggunaan Aplikasi Sirekap Pemilu 2024 KPPS Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu

    Rabu, 2/07/2024 03:35:00 AM WIB Last Updated 2024-02-06T21:30:59Z
    masukkan script iklan disini


    SUKABUMI, Jelajahhukum.id _ Setelah diberikan Bimtek (Bimbingan Teknis) mengenai tugas-tugas para Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), kini KPPS mengikuti Bimtek simulasi penggunaan Sirekap.


    Sirekap adalah singkatan dari sistem informasi rekapitulasi yang digunakan oleh KPU untuk menghitung suara, aplikasi Sirekap merupakan alat bantu dalam rekapitulasi hasil pemungutan suara, di mana penggunaannya untuk memudahkan publikasi hasil kepada publik dan memudahkan pekerjaan anggota KPPS dalam mendokumentasikan hasil yang ada di TPS. Seperti halnya KPPS Desa Citepus yang hari ini, Selasa (06/02/2024) mengikuti Bimtek simulasi uji coba/penggunaan aplikasi Sirekap.


    Ketua PPS Desa Citepus Didin Wahyudin mengatakan alhamdulilah hari ini kita secara serentak sesuai dengan arahan KPU melakukan uji coba/penggunaan aplikasi Sirekap bagi KPPS yang alhamdulilah walaupun belum semuanya bisa login Sirekap, tapi ada satu setiap TPS itu bisa login semuanya.


    "Jadi hari ini kita mengadakan simulasi, meng'upload data ataupun dokumen yang memang seharusnya nanti pada saat selesai penghitungan suara, semua dokumen itu di upload lewat aplikasi Sirekap dan mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar, karena kebetulan sampai saat ini Aplikasi tersebut belum maksimal tentang pengguna'an nya," ungkapnya.


    Didin pun menjelaskan, jadi hari ini dilaksanakan secara serentak, mungkin keadaan server yang belum secara utuh, tapi untuk simulasi kita laksanakan hari ini.


    "Untuk Bimtek Simulasi aplikasi Sirekap cukup hari ini, karena keterbatasan waktunya sesuai dengan arahan KPU hari ini sampai jam 16.00 Wib. Mudah-mudahan uji coba seberapa jauh Sirekap itu bisa digunakan atau tidak," harapnya.



    Didin pun memaparkan bahwa setiap TPS itu ada 2 pengguna Sirekap, yang pertama itu khusus dan kedua adalah cadangan, tapi untuk hari ini kebanyakan yang login hanya 1 rekap saja.


    "Saya berharap semuanya bisa ngerti, bisa paham dan bisa melaksanakan nanti sesuai dengan tugas dan fungsinya, apa itu Sirekap. Mereka hari ini diajarkan melihat hasilnya, karena Sirekap itu secara otomatis nanti dapat mengupload data dan bukan hanya bisa mengupload data saja, tapi dia juga bisa membaca apa yang mereka tulis itu memang betul atau tidak, kalau memang ada kesalahan nanti juga ada terdata," pungkasnya.


    (*one)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini