• Jelajahi

    Copyright © JELAJAH HUKUM

    Afiliasi MPTG

    Banner IDwebhost

    PENDIDIKAN

    BNPB Terus Lanjutkan Program IDRIP di Desa Jayanti, Pertemuan ke 15 Membahas Penyusunan Mitigasi Bencana Berbasis Vegetasi

    Rabu, 12/13/2023 05:39:00 PM WIB Last Updated 2023-12-13T10:47:46Z
    masukkan script iklan disini


    SUKABUMI, Jelajahhukum.id _ BNPB terus melanjutkan program IDRIP di Desa Jayanti, dimana pertemuan tersebut memasuki pertemuan ke 15 membahas tentang Penyusunan Mitigasi Bencana Berbasis Vegetasi Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Desa Jayanti Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/12/2023).


    Acara dihadiri oleh Tim RMC wilayah Jawa Barat BNPB bersama dengan World Bank dan juga IDRIP, Fasda, Fasdes, Kepala Desa beserta Staf Desa, Ketua LPM, para Lembaga Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan semua personil dari Tim Destana Desa Jayanti.


    Kepala Desa Jayanti Nandang,S.Ag mengatakan hari ini Rabu (13/12/2023) Desa Jayanti melanjutkan kembali sosialisasi tentang Desa Tangguh Bencana (Destana) dan sekarang pertemuan ke 15.


    "Kali ini kita membahas tentang materi yang dibahas adalah penyusunan mitigasi berbasis vegetasi, artinya bagaimana mengurangi resiko bencana itu yang berbasis vegetasi, penanaman pohon selain atau non magrove," kata Nandang.


    Karena diketahui, masih kata Nandang, bahwa di wilayah Desa Jayanti jika melihat sepadan pantai, kemudian aliran sungai dan juga pegunungannya, khususnya untuk di wilayah pesisir pantai nya tidak mungkin juga ditanami oleh mangrove. Itu lebih cocok ditanami oleh pohon ketapang, kemudian pohon kelapa dan tanaman-tanaman keras yang lainnya.


    "Para peserta kemudian dibagi 5 kelompok yang sudah ada, dari masing-masing kelompok mereka sudah paham. Insya Allah apa yang harus mereka usulkan dalam rangka berkenaan dengan materi yang dibahasnya," ungkapnya.



    Seperti tadi kita ketahui, lanjut Nandang, masing-masing kelompok sudah dibagi dengan 5 kelompok dan di isi diskusi oleh masing-masing peserta, sehingga dari diskusi itu muncul berbagai usulan dalam rangka menyusun bagaimana memitigasi bencana di wilayah Desa Jayanti tapi berbasis vegetasi.


    "Semuanya sudah tersampaikan dalam satu rencana dokumen dan itu sudah diserahkan kepada pemerintah desa. Mudah-mudahan kedepannya desa jayanti dalam menghadapi bencana sudah mempunyai S.O.P tersendiri dan sudah punya dokumen sebagaimana bahan-bahan dokumen itu hasil dari pada diskusi kita kali ini dan terima kasih juga kepada BPBD, BNPB, kemudian IDRIP dan juga World Bank," pungkasnya.


    (*one)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini