• Jelajahi

    Copyright © JELAJAH HUKUM

    Afiliasi MPTG

    Banner IDwebhost

    PENDIDIKAN

    Seorang Pria yang Diduga ODGJ Melakukan Penganiayaan, Akhirnya di Amankan Polisi

    Selasa, 12/12/2023 10:52:00 PM WIB Last Updated 2023-12-12T15:53:02Z
    masukkan script iklan disini


    SUKABUMI, Jelajahhukum.id _ Anggota Kepolisian dari Polsek Ciemas Polres Sukabumi mengamankan seorang pria berinisial B (45) yang telah melakukan penganiayaan terhadap seorang warga bernama Fahmi Akbar (29) di Kampung Ciloa Rt 01/05 Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat pada hari Senin (11/12/2023) sekitar pukul 23.30 wib. 


    Kapolres Sukabumi Akbp Maruly Pardede melalui Kapolsek Ciemas Iptu Azhar Sunandar mengatakan, korban yang saat itu sedang tertidur di rumah orang tuanya mendengar suara pintu yang dibuka secara paksa. Lalu pada saat korban terbangun, tiba-tiba pelaku B yang sudah berhasil masuk rumah menghampiri korban dan kemudian langsung memukuli korban dengan tangan kosong secara membabi buta. 


    "Korban berhasil melarikan diri keluar rumah dan meminta pertolongan masyarakat sekitar," ungkap Azhar malam ini, Selasa (12/12/2023). 


    Sesaat setelah kejadian, masih menurut Azhar, pelaku berhasil melarikan diri, sedangkan korban langsung dibawa ke Puskesmas Ciemas karena mengalami luka yang cukup parah terutama di bagian wajah. 


    "Alhamdulillah malam ini kami berhasil menemukan dan mengamankan pelaku yang bersembunyi di rumah salah satu warga," kata Azhar. 


    Kemudian Azhar mengemukakan, bahwa pelaku B ini mempunyai riwayat sebagai pasien orang dengan gangguan kejiwaan yang sebelumnya pernah dirawat di Yayasan Aura Welas Asih Jalan Pelita Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. 


    "Pelaku ini berdasarkan keterangan keluarga, pernah juga melakukan penganiayaan terhadap ibunya sendiri dan beberapa kali dirawat karena gangguan kejiwaan, karena tidak ada biaya maka pengobatan nya berhenti," jelasnya lagi.



    Rencana nya, Pelaku B akan dibawa ke RSUD Syamsuddin,SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan pengobatan medis. 


    "Saat ini Polsek bersama tokoh masyarakat sedang menghimbau kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri terhadap pelaku," tutup Azhar.


    (Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini