• Jelajahi

    Copyright © JELAJAH HUKUM

    Afiliasi MPTG

    Banner IDwebhost

    PENDIDIKAN

    Asep Japar Kandidat Bakal Calon Bupati di Pilkada Kabupaten Sukabumi Hadiri Acara DPP Partai Golkar

    Selasa, 4/09/2024 07:38:00 AM WIB Last Updated 2024-04-09T00:43:33Z
    masukkan script iklan disini
    Caption: Calon Bupati Sukabumi,Asep Japar (kiri) bersama Ketua Umum Partai Golkar,Airlangga Hartanto (kanan)


    JAKARTA, Jelajahhukum.id _ Acara silaturahmi sekaligus penyampaian arahan dari Ketua Umum DPP partai Golkar Airlangga Hartarto, yang berlangsung di kantor DPP partai Golkar Jl. Anggrek Neli Murni No.11A, RT.16/RW.1, Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11480.


    Asep Japar (Babeh Asjap) yang merupakan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi pun tampak hadir di acara, perhelatan tersebut digelar pada hari Sabtu (06/04/2024).


    Di Acara tersebut, Airlangga Hartarto menyampaikan arahannya terhadap para kandidat bakal calon di Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024.

    Diketahui, berdasarkan surat DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Nomor : B- 38/GOLKAR/III/2024, Perihal : Saran dan Masukan Terhadap Nama-nama Bacakada/Bacawakada DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat pertanggal 30 Maret 2024 yang ditujukan ke Ketua Umum DPP Partai Golkar.


    Sementara itu, Wakil Ketua Umum Korbid Pemenangan Pemilu mengungkapkan nama Iyos, Asep Japar, Unang Sudarma, Budi Azhar Mutawali dan Yusuf Munawar (Sekretaris Kosgoro Jawa Barat), masuk dalam usulan balonkada Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024.


    "Namun ketidak hadiran Iyos dan Budi di acara tersebut, yang diikuti ribuan Balonkada yang akan diusung Partai Golkar, belum ada kejelasannya. Hanya dari catatan yang ada, untuk kedua kalinya Iyos tidak menghadiri acara yang diselenggarakan DPP Partai Golkar menghadapi Pilkada 2024 ini, sedangkan Budi Azhar sempat hadir langsung pada saat pengambilan surat perintah bagi balonkada, beberapa bulan lalu," ungkapnya.


    Lebih lanjut Wakil Ketua Umum Korbid (koordinator bidang) Pemenangan Pemilu menjelaskan, sebelumnya saya sudah berupaya mengkonfirmasi langsung ke Iyos Soemantri dan Budi Azhar terkait ketidak hadiran mereka di acara tersebut.


    "Padahal acara yang dinilai cukup penting kandidat yang ingin diusung Partai Golkar di Pilkada 2024 tersebut namun belum mendapat tanggapan," ujar korbid.


    Sementara itu, Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa I Partai Golkar, MQ Iswara di Bandung, pada Rabu (03-04-2024) mengatakan, bahwasan nya ada beberapa tahapan mekanisme yang akan ditempuh Partai Golkar dalam Pilkada 2024 ini, salah satunya mekanisme survey kandidat. Setidaknya akan ada 3 kali survei yang dilakukan, dan survei terakhir akan dilakukan sebelum Agustus.


    "Survei pertama tanggal 1 Mei yang kedua pada bulan Juli, dan yang ketiga survei pasangan yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus. Sedangkan untuk penetapan calon yang akan diusung Partai Golkar itu akan dilakukan pada survei yang ketiga," kata Iswara menambahkan.


    Selain itu Iswara juga menjelaskan, mereka yang terpilih akan diberikan SK dari DPP Partai Golkar.


    "Kalau target DPP menargetkan 60 persen, kalau keinginan ya tentunya semuanya menang, minimal 60 persen menang Pilkada dan itu sudah dibuktikan pada 2020 kemarin target itu terlampaui karena kita menang 61,11 persen," tandasnya.


    (*red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini