• Jelajahi

    Copyright © JELAJAH HUKUM

    Afiliasi MPTG

    Banner IDwebhost

    PENDIDIKAN

    Pendistribusian Paket Konversi BBM ke BBG Untuk Mesin Pompa Air Bagi Petani dan Mesin Penggerak Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Tahun 2023 Program Kementrian ESDM

    Sabtu, 10/07/2023 12:44:00 PM WIB Last Updated 2023-10-07T09:45:15Z
    masukkan script iklan disini


    SUKABUMI, Jelajahhukum.id _ Kementrian ESDM mendistribusian paket konversi BBM ke BBG untuk mesin pompa air bagi petani dan mesin penggerak kapal penangkap ikan bagi nelayan sasaran tahun 2023 di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Program tersebut adalah kemitraan Kementrian ESDM dan Komisi VII DPR RI Dr (HC) dr.Ribka Tjiptaning Proletariyati A.AK dari Fraksi PDI Perjuangan, Sabtu (7/10/2023).


    Kegiatan tersebut digelar diaula Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Jln Raya Cimaja Km 01.dan dihadiri oleh Dr.(HC) Ribka Tjiptaning Proletariyati A.AK anggota komisi VII DPR RI  fraksi PDI Perjuangan, Kementrian ESDM, H.Nasrudin Sumitrapura S.Pd anggota DPRD Kabupaten Sukabumi komisi II fraksi PDI Perjuangan, Bacaleg Dapil 1 Kabupaten Sukabumi dari PDI Perjuangan, H.Junajah Jajah Nurdiansyah,S.Pd.I, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, PT Pertamina Patra Niaga, PT Honda, KTNA Kecamatan Cisolok dan para penerima manfaat.


    Mesin penggerak kapal penangkap ikan merk Honda 6 Pk sebanyak 252 paket di bagikan ke nelayan sasaran dan sebanyak 451 paket pompa air merk Honda 5,5 Pk di bagikan ke petani sasaran.


    Sebelum pendistribusian, terlebih dahulu dilaksanakan sosialisasi teknis program konversi BBM ke BBG untuk mesin pompa air dan dan mesin penggerak untuk kapal penangkap ikan bagi petani dan nelayan sasaran.


    Dalam sambutannya, anggota DPR RI komisi VII dari fraksi partai PDI Perjuangan DR (HC) dr.Ribka Tjiptaning Proletaliyati A.AK menyampaikan, Nelayan dan petani adalah soko guru revolusi, kemakmuran negara ini tergantung dari petani dan nelayan, makanya kami terus perjuangkan.



    "Teman-teman para petani dan nelayan agar memanfaat kan bantuan tersebut sebaik baiknya, terutama jangan di jual. Semoga  dengan bantuan tersebut bisa meningkatkan hasil produksi baik pertanian maupun perikanan nelayan," ujarnya.


    Ditempat yang sama Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H.Nasrudin Sumitrapura S.Pd dari fraksi PDI Perjuangan menambahkan, kami mengapresiasi terkait hal ini pertama atas kehadiran beliau walaupun ini di hari libur harusnya beristirahat, tapi beliau sudah datang jauh-jauh dari Jakarta menuju Cisolok menyempatkan waktunya.


    "Karena mungkin rasa sayangnya dengan petani dan nelayan beliau membawa program dan membantu para petani dan nelayan di Kabupaten Sukabumi," imbuhnya.


    Selanjutnya H.Nasrudin mengatakan, Alhamdulillah pada tahun 2023 ini, yang semula tahun 2022 sebelumnya hanya 122 mesin untuk dibagikan ke nelayan dan petani di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2023 ini lebih dari 451  semuanya yang dibagikan.


    "Ini merupakan capaian terbaik kalau menurut saya selaku Dewan  Dapil I sangat mengapresiasi beliau betul-betul sosok yang mencintai rakyat yang mencintai petani dan nelayan yang sebagaimana tadi pada sambutannya petani dan nelayan adalah soko guru keberhasilan pangan di Indonesia," terangnya.



    H.Nasrudin pun berharap kepada para petani dan nelayan merupakan suatu kewajiban juga buat petani dan nelayan yang menerima manfaat ini adalah menjaga alat tersebut kemudian digunakan sesuai dengan fungsinya dengan harapan petani itu harus sejahtera, nelayan juga harus sejahtera.


    "Jadi dengan ditopang sarana nelayan atau sarana pertanian yang ada, mereka bisa meningkatkan kapasitas produksi kapasitas pendapatan tentunya menambah kesejahteraan," katanya.


    Ditempat yang sama, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd.I Bacaleg DPRD Kabupaten Sukabumi dari PDIP untuk Dapil 1 mengatakan bahwa dr.Ribka Tjiptaning berpesan bahwa alat mesin pertanian dan alat tangkap ikan itu harus digunakan sebaik-baiknya, dijaga, dirawat dan jangan dijual. Itu yang pertama kata beliau sampaikan," tutur JH sapaan akrab masyarakat.


    Yang kedua berharap, lanjut JH, semoga dengan bantuan ini ada nambah nilai ekonominya bermanfaat bagi penerima manfaat dan bagi keluarga karena salah satunya mesin alat untuk sumur sedot sangat bermanfaat bagi para petani terutama di musim kemarau ini.


    "Karena yang tadinya tidak bisa terairi menjadi bisa terairi untuk pertanian," ungkapnya.


    (Caption: Bacaleg Dapil 1 Kabupaten Sukabumi dari PDI Perjuangan, H.Junajah Jajah Nurdiansyah,S.Pd.I)


    H. Junajah Jajah pun pada awak media selanjutnya menjelaskan, kalau untuk nelayan bahwa dengan berubahnya dari BBM ke BBG tentu sangat bermanfaat, terutama nilai ekonomis yang tadinya bensin sampai 9 liter atau 10 liter untuk sedotnya. Maka dengan gas cukup 1 tabung gas yang ukurannya 3 Kg atau tabung gas melon itu, yang tadi disampaikan ibu Dr. Ribka Tjiptaning," terangnya.


    Beliau juga sangat menyayangkan bahwa bukan tidak bersyukur, tapi sangat menyayangkan bahwa 2 kadis terkait tidak hadir yaitu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi juga Kepala Dinas kelautan dan perikanan kabupaten Sukabumi tidak hadir.


    "Hanya diwakili oleh Kasi dan Kabid masing-masing," pungkas H.Junajah Jajah.


    (Tim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini